--

RADIO ikim

Google

sunan kalijaga dan syeh siti jenar part 10

Tuesday, June 17, 2008

ISKANDAR ZULKARNAIN

ISKANDAR ZULKARNAIN

Dia dilahirkan diMacedonia. Kepadanya dikurniakan Allah otak yang pintar, fikiran yang panjang dan berbagai-bagai ilmu pengetahuan: Ilmu perang, ilmu politik dan ilmu teknik dan kimia.

Dari semenjak dia masih kecil, hatinya sudah tidak enak melihat perang yang selalu timbul antara Timur (Kerajaan Persia) dengan Barat (Kerajaan Rum). Perang yang tidak henti-hentinya dan tahun ke tahun, malah dari abad ke abad, yang telah menewaskan ribuan manusia dan merosakkan bumi, menghancurkan banyak harta benda.

Untuk menghindarkan perang antara Timur dengan Barat yang sudah bertradisi ini, dia ingin mendirikan sebuah kerajaan besar yang meliputi Timur dan Barat.
Padanya terdapat segala syarat untuk menyampaikan. maksud dan tujuan hidupnya yang maha besar itu. Selain dia seorang yang baik, berakhlak yang tinggi, berilmu pengetahuan tentang ketenteraan, tentang pemerintahan dan teknik, akan dapat membawa dia sampai dipantai cita-citanya.

Mula-mula sekali dengan tenteranya yang lengkap kuat, dia menuju ke Barat (Maghribi atau Moroko), tempat terbenamnya matahari. Disitu dilihatnya matahari itu terbenam dimatair yang bertambah hitam, iaitu Lautan Atlantik sekarang ini.
Disitu didapatinya satu bangsa yang terlalu engkar dan kafir, hebat sekali kerosakan dan kejahatan yang ditimbulkan bangsa itu. Bukan saja merosakkan permukaan bumi dan mengacaukannya, tetapi juga sudah menjadi tabiat mereka suka membunuh orang-orang yang tidak bersalah sekalipun.

Sebelum melakukan tindakan, terlebih dahulu Iskandar Zulkarnain menadahkan tangannya ke langit, memohon petunjuk kepada Allah, tindakan apa sebaiknya yang harus dilakukan terhadap bangsa yang begitu kejam. Apakah bangsa itu akan digempurnya habis-habisan atau akan dibiarkan begitu saja? Tuhan menyuruh Iskandar Zulkarnain membuat pilihan salah satu diantara dua tindakan: Digempur habis-habisan sebagai balasan atas kekejaman mereka selama ini atau diajar dan dididik dengan propaganda, agar mereka kembali kepada kebenaran dan meninggalkan segala kejahatan.

Akhirnya Iskandar Zulkarnain memutuskan akan menggempur mereka yang derhaka dan jahat sehebat-hebatnya dan membiarkan serta melindungi orang-orang yang baik diantara mereka. Pada bangsa itu, Iskandar Zulkarnain lalu mengucapkan kata-katanya yang ningkas: Siapa yang aniaya, akan kami seksa dan dikembalikan kepada Tuhan agar Tuhan memberi seksa yang lebih hebat lagi. Adapun orang-orang yang saleh dan baik, akan kami lindungi serta diberi ganjaran-ganjaran dan kepadanya kami hanya akan perintahkan kewajipan-kewajipan yang ringan saja.
Tenteranya segera bergerak, menewaskan setiap orang yang kejam, melindungi setiap orang yang baik. Akhirnya negeri itu dapat diamankan dan ditenteramkan, serta diatur sebaik-baiknya, penuh dengan kehidupan bahagia dan makmur.

Kerana kewajipannya terhadap bangsa dan negeri itu sudah selesai, Iskandar Zulkarnain dengan tenteranya lantas menuju ke arah Timur (India). Dilihatnya matahari terbit atas bangsa yang masih hidup telanjang (Bangsa Hindustan).
Bangsa dan negeri itupun dapat ditaklukkannya, diamankan dan ditenteramkannya, serta diatur sebaik-baiknya sehingga setiap orang dapat merasakan hidup aman dan tenteram, bahagia dan senang pula. Bangsa itu dapat dikeluarkannya dari lembah kesesatan dan kejahilan.


Selesailah sudah kewajipannya terhadap negeri dan bangsa itu. Ia lalu menuju ke utara, ke negeri Armenia melalui Persia dan Azerbaijan. Dengan kemenangan demi kemenangan yang dicapainya selama dalam perjalanan itu, akhirnya dia sampai ditempat yang ditujui. Didapatinya di situ satu bangsa yang hidup antara dua buah gunung, iaitu Gunung Armani dan Gunung Azerbaijan. Iskandar Zulkarnain tidak mengerti akan bahasa yang dipakai bangsa ini.

Bangsa ini didapatinya hidup selalu dalam ketakutan dan kekhuatiran, kerana negeri mereka berbatasan dengan bangsa Yajuj dan Majuj yang terkenal kejam dan kuatnya. Bukan sekali-dua kali saja tetapi sering sekali bangsa Yajuj dan Majuj itu datang menyerang mereka, menghancurkan apa saja yang didapatinya dan membunuh siapa saja yang dijumpainya.
Kedatangan Iskandar Zulkarnain ini, mereka sambut dengan segala kehormatan dan kegembiraan, kerana mereka tahu bahawa Iskandar Zulkarnain adalah raja yang terkuat dan raja yang seadil-adilnya dimuka bumi ini.

Kepada Iskandar Zulkarnain dimintanya pertolongan, untuk melindungi diri mereka dari serangan Yajuj dan Majuj. Mereka memohon agar antara negeri mereka dengan negeri Yajuj dan Majuj diadakan dinding raksasa yang tidak dapat ditembusi dan untuk keperluan ini, mereka sanggup membayar upah dan kerugian kepada Iskandar Zulkarnain.

Mendengar permohonan ini, Iskandar Zulkarnain menjawab: Saya tidak mengharapkan upah dari kamu. Nikmat dan pemberian Tuhanku adalah lebih berharga dari upah itu. Hanya kepadamu saya minta kaum pekerja dan alat-alatnya, besi, tembaga, arang batu dan kayu.

Setelah semua itu terkumpul, Iskandar Zulkarnain mulai bekerja dengan pentolongan para pekerja. Mula-mula dinyalakan api dengan kayu dan arang batu, diambilnya besi, lalu dihancurkannya dengan api itu. Kepada hancuran besi itu dituangkannya tembaga, sehingga menjadi satu dengan besi. Dengan bahan campuran inilah didirikannya dinding raksasa antara negeri itu dengan negeri Yajuj dan Majuj, dinding besi raksasa yang tidak dapat ditembus dan dilubangi oleh sesiapa.
Kepada bangsa itu Iskandar Zulkarnain lalu berkata: Dinding ini adalah rahmat dari Tuhan kepadamu, hanya Tuhanlah yang dapat menembus dinding ini, bila dikehendakiNya.


Dengan jalan begitu, maka aman dan tenteramlah negeri itu. Setelah Iskandar Zulkarnain dapat menaklukkan negeri-negeri lainnya ditimur, barat, diutara dan diselatan, maka kerajaannya kini meliputi: Moroko, Rom, Yunani, Mesir, Persia dan India, sehingga merupakan sebuah kerajaan yang amat luas, yang belum pernah terjadi sebelumnya, dimana penduduknya kini hidup dengan aman tenteram dan makmur.

Cita-cita Iskandar Zulkarnain telah dapat dicapainya, berkat pertolongan Allah, kerana dia selalu berlindung diri kepadaNya. Tetapi sayang setelah Iskandar Zulkarnain meninggal dunia, kerajaan yang besar dan bahagia itu menjadi berpecah-belah, kerana perebutan kekuasaan para pengikutnya yang ditinggalkannya.

Iskandar Zulkarnain yang bererti raja Timur dan Barat, telah dapat mempersatukan kerajaan Timur dengan kerajaan Barat, menjadi suatu kerajaan yang adil dan makmur, berkat ilmu dan pengetahuannya, serta berkat dasar ketuhanan yang selalu dipegangnya teguh dalam mendirikan kerajaan besar itu.

Cita-cita Iskandar Zulkarnain yang suci murni dan maha besar itu, untuk sementara telah dilanggar oleh manusia yang berkuasa sesudahnya. Tetapi pada saatnya nanti cita-cita ini akan menjelma lagi serta menjadi kenyataan, sehingga akan berdiri nanti sebuah negara yang terdiri atas Timur dan Barat, yang adil dan makmur. Kita sedang menunggu berdirinya negera itu, menunggu-nunggu kedatangan Iskandar Zulkarnain abad keduapuluh.


  Alexander Bukan Zulkarnain (Why We Do This?)
Alexander Bukan Zulkarnian, DisebalikTabir (Siri 1)
Gog and Magog and Dhul Qurnayn (Yajooj Wa Majooj)
Ustaz Zainul Asri Ramli Kuliah Kitab Bahrul Mazi(Hadis 29)

No comments:

Related Posts with Thumbnails
--------------- Related Posts with Thumbnails

Blog Archive

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Debu - Cinta Saja (CintaMu Dalam Hatiku)

Popular Posts

Labels

( Raden Said) (1) (Rahasia Keramat Wali) (1) 38 Hikmah Sufi Sayyid Ali Shah (1) af'al asma' (1) Akhir Tahun (1) akhir waktu Asar (1) Aku adalah harta yang tersembunyi (1) Al Habib Saiykhon Bin Musthofa Albahr (1) Al-Ghazali Menuju Tasawuf (1) Al-hallaj (1) Allah dapat dikenal (1) Almarhum Ustaz Taha Suhaimi (1) Asy-Syeikh (1) Awan Misterius Muncul Di Langit Israel (1) Baitul Makmur (1) Bani Tamin (1) Bertasauf Mengikuti Sunnah (1) Bertemu Allah (1) Bhah Agong (1) Buya Syakur Yasin MA Pon Pes Cadangpinggan (1) Cinta Rasul (1) Ciung Wanara (1) CUBAAN MENCURI JASAD RASULULLAH (1) Dakwah Dalam Kubur(GUSNUR)Malang (1) DAN MAKJUJ (1) dan suluhlah kedalam diri sendiri (1) Dari mana kita datang (1) dibaca 3 kali (1) didunia fana (1) Ditemukan Manusia (1) Doa (1) DOA MENGHINDARI DARI (WABAK) (1) dunia kelab dan semantara (1) dunia kosong (1) dunia palsu (1) ghaib (1) ghaib sahaja (1) Gunung Tidar (1) GURU MURSYID (1) HABIB LUTFI (1) Habib Rizieq (1) hayatilah (1) hisham (1) IBLIS DAN MANUSIA (1) IMAM GHAZALI BERPESAN (1) IMAM MAHDI (1) ISKANDAR ZULKARNAIN (1) islam sufism shahadah shahada (1) Istana DAJJAL (1) JIN (1) JIN BAWA GARAM .manusia membuat masiat (1) Jiwa yang Merdeka (1) Junaid Al-Baghdadi (1) kampong kosong (1) KELAHIRAN YAKJUJ (1) Kembara ke Sidratul Muntaha (1) KETURUNAN FATIMAH (1) Kiblat Malaikat (1) Kisah Legenda (1) KIsah Nabi Muhammad (1) KISAH NABI MUSA (1) KISAH NABI NUH AS (1) KISAH PARA NABI (untuk iktibar) (1) Kitab Iblis (1) Makam (1) Masjid Besar Bandar Kelang (1) Masjid dome of rock (1) Maulana Malik Ibrahim ( SUNAN GRESIK ) (1) Maulidin Nabi Bida'ah (1) mengenal (1) Mengenal diri (2) Mengenal Diri Melalui Tidur (1) Misteri Bulan Mengambang (kuliah) (1) Mistik Kota Ngawi (1) MUFTI SYED ISA SEMAIT (1) Muhammad bin Abdullah As-Suhaimi (1) muslims (1) NABI AYUB (1) NABI MUSA LARI DARI MESIR (1) naqshbandi dhikr (1) NEGARA-NEGARA TIMUR TENGAH (1) OPICK - tombo ati (1) pada wajah diri kita dan pada wajah alam (1) paku pulau jawa (1) Pandanglah sifat Allah (1) Pengajian Akbar Bersama Gus Nuril (1) penglihatan makrifat (1) Peristiwa Penting Bulan Rabiul Akhir (1) Pohon Ghorqod (1) Prabu Jayabaya (Kitab Musarar) (1) RAWA PENING (1) Rindu Allah Mahabbatillah by Gus iMM (1) Saidina Umar ibni al-Khattab (1) Sebelum Zaman Wali (2) selidiklah (1) Semut Bertasbih Kepada Allah SWT’ (1) Setan Kober (1) shaykh (1) Shaykh Hisham Kabbani (1) SIAPAKAH ANAK-CUCU MANUSIA YANG TERSELAMAT DI DALAM BAHTERA NABI NUH ALAIHISSALAM ? (1) sifat (1) SUDAH MUNCUL - PENJELASAN ULAMA (1) sufi (1) SUNAN AMPEL (1) Sunan Gunung Jati (1) SUNAN KALIJAGA (1) Syahidnya Imam Hussein (1) Syekh Siti Jenar Di Hukum Mati (1) Tentang Iskandar Zulkarnain (1) Terjemahan.. Surah Al Kahfi (1) tiliklah (1) TUAN GURU HAJI SHAARI (1) Ustaz Don (1) Ustaz Haji Shaari Mohd Yusu (1) Ustaz TM Fouzy (1) Wan Sehan (1) Yakjud dan Makjud.. (1) Yurusalam (1) Zahirnya wajah Allah dipersada alam (1)

DUA DUNIA